Kamis, 28 November 2013



 Hari ke-2

Setelah sarapan, kami dijemput Pak Ketut. Hari ini kami 'menjelajah' ke Bali Safari & Marine Park. Tiketnya kami beli online sebesar Rp 125.000.  Lebih murah dan yang terpenting gak perlu ngantri. 
Bali Safari & Marine Park ini secara geografis masuk dalam Kab. Gianyar, tepatnya di dekat Pantai Lebih. Merupakan konservasi satwa menyerupai habitat aslinya dan memiliki koleksi satwa yang beraneka ragam dari penjuru dunia.Disini kita juga dapat menikmati atraksi satwa liar. Diantaranya panggung satwa di Panggung Hanoman, atraksi gajah di Kampung Gajah, museum gajah dan bisa ikut memandikan gajah.

Untuk berkeliling Safari journey dengan menggunakan bus kita bisa menuju Terminal Toraja, disana telah disediakan beberapa unit bus. Di setiap unit bus kita akan ditemani oleh seorang guide yang akan menjelaskan dengan ramah tentang setiap kawasan serta jenis binatang yang kita jumpai dalam perjalanan ini seperti Zebra, Kuda Nil, Banteng, Buaya, Cheetah, Harimau, Rusa, Singa dan beragam jenis binatang lainnya, perjalanan ini memakan waktu sekitar 30 menit.

 
 Tak terasa waktu berlalu, perut udah kriuk-kriuk minta diisi. Atas saran seorang teman, kami makan siang di kawasan Pantai Lebih, sekitar 1 km dari Marine Park.  Kami mampir di salah satu warung makan,  menu utamanya ikan dan harganya pun cukup MAHAL :)


Dari situ kami lanjutkan perjalanan ke Tanah Lot, jaraknya jauh banget. 
Tanah Lot ini objek wisata di Bali yang wajib dikunjungi. Keunikan Pura Tanah Lot antara lain adalah tempatnya yang terletak di tengah laut kira-kira 300 meter dari bibir pantai, terdapat juga batu karang yang di tengahnya terdapat gua besar. Tapi gak boleh naik ke pura, kecuali kalau ingin bersembahyang. Disini banyak juga yang foto pre-wedding, romantis banget.

 
Di sebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam/sunset (sayangnya kami gak sempat liat sunset karena diburu waktu), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini. Di awal jalan masuk ke Tanah Lot banyak terdapat art shop yang menawarkan produk kerajinan lokal. Pasar seni juga menjajakan berbagai jenis oleh-oleh kesenian khas Bali seperti baju, kain bali, udeng (peci khas Bali), topi, sandal, pernak-pernik, perhiasan, lukisan, patung, dan barang lainnya yang menarik. Di sekitar situ juga terdapat kedai minuman dan makanan.
 
Puas berpanas-panasan di tanah Lot kami balik ke hotel untuk beristirahat, sekaligus packing untuk kepulangan ke Makassar esok pagi.
 
 



Jumat, 22 November 2013

PARADISE ISLAND - BALI

Bali has been pure paradise, I can't believe I didn't come here sooner.
Nyesel belum ke Bali sebelumnya, malah ke luar negeri dulu padahal wisatawan asing malah menjadikan Bali sebagai destinasi utama untuk berlibur. 
Well, kali ini liburannya rame-rame, gak berdua lagi seperti sebelumnya :)
Ke Bali tanggal 8 November 2013 malam. Promo Garuda MKS-DPS hanya Rp 1.080.000 pp, murah untuk ukuran Garuda, juga pengalaman pertama bagi kami yang baru kali ini naik pesawat Garuda. hehehe
Malam sekitar pukul 21.00 kami sampai di hotel Pop! Kuta, belinya pun secara online Rp 348.000 nett/malam. Alasan memilih hotel ini karena dekat dengan Kuta, yaaa walaupun masuk gang tapi cozy banget.
Sabtu pagi tanggal 9 Nov sekitar jam 6.00 kami jalan-jalan ke Pantai Kuta (sekitar 300 m dari hotel), gak rame sih cuma ada beberapa wisman (wisatawan mancanegara) yang mulai berjemur, yoga, dll. Ada juga warga lokal yang mulai buka lapak untuk menyewakan papan surfing, harga hanya Rp 50.000/jam.
Setelah puas main air selama 1 jam, kami balik ke hotel untuk mandi dan sarapan. Tujuan berikut adalah ke GWK (Garuda Wisnu Kencana), yang ngantar kami namanya Pak Ketut, warga lokal juga. Perjalanan ke GWK lumayan jauh, sekitar 45 menit. Cuaca panas banget tapi gak mengurangi semangat kami.
Tiket masuk Rp 40.000 untuk wisatawan domestik. Disini banyak yang bisa dijadikan objek foto, seperti patung Dewa Wisnu dan patung Burung Garuda.


Bisa foto pake baju Bali juga tapi hanya tipuan..hahahaha.. sebenarnya hanya papan penari Bali yang kepalanya kosong jadi kita bisa masukin kepala kita disitu, seolah-olah kita yang make baju Bali sambil nari.
Aneh sih..hahaha

Capek mutar-mutar di GWK, kami melanjutkan perjalanan ke Dreamland. Pantainya cantik, banyak yang surfing, banyak artis FTV juga.hahaha.. Cuma panasnya gak nahan. apalagi untuk ke pantainya harus turun ke bawah, berjalan kaki sekitar 10 menit di tengah terik matahari.
di Dreamland kami gak lama soalnya dikejar waktu :) Tujuan selanjutnya ke Uluwatu, ditempuh sekitar 30 menit berkendara dari Dreamland. Disini kita wajib mengenakan selendang atau memakai kain untuk yang memakai celana pendek, tapi saya lebih milih pake kain meskipun saya pake celana panjang.
Di Uluwatu ini banyak kawanan kera, tapi kebanyakan dari mereka yang usil. Suka narik-narik tas atau makanan para pengunjung. Bahkan sepatu ponakan saya digigit sampe robek, jadinya gak bisa dipake lagi.
Di atas pura viewnya bagus, tapi gak sempat foto disitu. Ada pertunjukan Tari Kecak juga, sayang hanya ada di pukul 18.00 saja.
Dari Uluwatu kami ke Pasar Badung, disini banyak banget souvenir dengan harga murah. Baju Bali, mukenah Bali, kalung dan gelang etnik, sandal dan sepatu, tas, dll.


Puas berbelanja, kami balik ke hotel. Malamnya kami habiskan dengan menikmati pantai Jimbaran sekaligus dinner. Harga makanannya cukup mahal dan rasanyapun biasa saja tapi gak masalah karena viewnya yang keren banget. :)